Berita UtamaHukum & KriminalPolhukamTEKNOLOGI

VIRAL! Bjorka Ungkap Sosok Pembunuh Munir, Nama Ini Disebut

Sebuah kanal dari hacker yang sedang viral saat ini bernama Bjorka merilis nama sosok dibalik pembunuh Munir.

Tulisan itu Bjorka keluarkan pada kana Telegramnya dengan keterangan, “Ya saya tahu kalian telah menunggu ini. Jadi siapa yang membunuh orang baik ini? Jelas singkat Bjorka terkait aksinya meng-ungkap sosok pembunuh Munir.

Beberapa hari ini sosok Bjorka ramai diperbincangan warganet dan sempat menanyai pengikutnya di Twitter dengan cuitan, “Kenapa semua orang menandai saya terkait Munir dan Supersemar?” Tulisnya pada Sabtu (10/9/22).

Kemudian beberapa warganet meminta agar Bjorka melakukan ungkap sosok pembunuh Munir, “besok besok bjorka bocorin dalang pembunuh munir,” tulis salah satu netizen di komentar tersebut.

Sebelumnya, nama Bjorka gempar karena menyebarkan data dokumen BIN yang disebarkannya melalui sosial media Twitter miliknya.

Akun yang mengaku sebagai orang Polandia dengan ID @bjorkanism tersebut telah menyita perhatian masyarakat Indonesia seiring dengan pembobolan besar-besar data warga Indonesia di internet.

Melalui tulisan yang ia rilis pada pagi Minggu, ini diberi judul ‘Siapa yang Membunuh Munir?’ seakan ia mempertanyakan terkait hal tersebut.

Sementara pada paragraf awal baris kedua, Bjorka menuliskan jawabannya secara langsung dan tegas bahwa orang tersebut merupakan Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya.

Selanjutnya, Bjorka menuliskan sejarah singkap pribadi Munir, sebagai koordinator KontraS yang getol mengungkapkan bahwa pelaku penculikan 13 aktivis periode 1997-1998 adalah anggota Kopassus yang dikenal dengan Tim Operasi Mawar.

Aksi yang membuat Muchdi Purwopranjono yang saat itu menjabar sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus sangat tidak senang dengannya. Akibatnya, Muchdi harus diberhentikan dari jabatan barunya selama 52 hari seperti pemaparan Bjorka dalam tulisan.

Pasca pemberhentian tersebut, Muchdi diangkat sebagai Kepala Deputi V BIN pada 27 Maret 2003. Dimana jabatan tersebut sangat memungkinkan baginya untuk melakukan aksi yang dianggap merugikan negara.

Menurut Bjorka juga, Muchdi telah memanfaatkan jaringan nonorganik BIN yaitu Pollycarpus Budihari Priyanto yang merupakan pilot PT Garuda Indonesia Airways guna proses membunuh.

Dimana kebetulan saat itu diketahui Munir akan terbang ke Belanda menggunakan Garuda Indonesia. Pollycarpus kemudian diangkat menjadi petugas keamanan penerbangan untuk menaiki PT Garuda Indonesia Airways yangmanapun.

Salah satunya adalah yang ditumpangi oleh sosok Munir saat itu. Bjorka mengklaim bahwa Pollycarpus membuat surat rekomendasi kepada PT Garuda Indonesia Airways untuk ditempatkan di keamanan perusahaan.

Meski kemudian dikoreksi oleh saksi Budi Santoso yang sempat bertanya, “Ini untuk apa?”

Pollycarpus menjawab, “Pak, saya mau ikut corporate security karena banyak masalah di Garuda.”

Budi Santoso juga mengoreksi surat tersebut karena mengetahui Polly adalah jaringan nonorganik Muchdi.

Di akhir tulisan, Bjorka menuliskan bahwa kasus kematian Munir ini bahkan terancam kadaluarsa jika tidak ada pernikahan atau status korban tidak berubah menjadi pelanggaran HAM berat.

Lalu sebagai penutup, hacker yang tidak jelas diketahui identitasnya itu menuliskan, “Apa yang terjadi dengan janji Anda Pak Presiden?”

Nama Bjorka menjadi trending topik di Twitter dan viral sejak meretas situs milik Kominfo, menebar ancaman retas dokumen rahasia Jokowi, hingga kini ungkap sosok dibalik pembunuh Munir.***

Rekomendasi Berita