BERITABukuUnggulan

Standarisasi Menjadi Pintu untuk Menjaga Kualitas Pendidikan di Indonesia

Oleh: Polmas Sihombing

Indonesia memiliki jumlah siswa yang sangat banyak dan tersebar di berbagai provinsi, kota, kabupaten, kecamatan, dan desa.  Kualitas pendidikan di setiap daerah, berbeda satu sama lain.  Perbedaan ini sangat dipengaruhi oleh sarana pendidikan, guru, ekonomi dan latar belakang pendidikan, dan mata pencaharian keluarga siswa.

Dalam rangka meminimalisasi perbedaan kualitas pendidikan di Indonesia, maka Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi membuat beberapa standar.  Salah satu diantaranya adalah standar tentang buku “Standar Mutu Buku, Standar Proses dan Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku”

Ditetapkannya standar buku ditujukan untuk menjadi acuan bagi para penulis saat menulis buku dan penerbit saat menerbitkannya.  Buku-buku yang sudah sesuai dengan standar yang ditentukan, diharapkan dapat menjamin tersedianya buku yang dapat digunakan siswa dan sekolah sesuai dengan perbedaan tingkatan kualitasnya.

Pemerintah juga membuat Pedoman Penjenjangan Buku yang tertuang dalam Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesman Pendidikan No 030/P/2022.   Pedoman ini ditujukan agar tersedia buku pendidikan : teks dan buku non teks (buku pengayaan dan buku pendukung) untuk siswa yang beragam tingkat kemampuan membacanya.

Dalam rangka menjaga mutu buku yang akan digunakan di sekolah baik sebagai buku pendidikan dan buku non teks, pemerintah melakukan standarisasi dan penilaian terhadap buku.  Dan selanjutnya dibuat ketentuan tambahan, bahwa sekolah hanya diperkenankan menggunakan buku yang telah lolos dalam penilaian dan memiliki surat keputusan.  Sekolah hanya diperkanankan membeli melalui sarana yang disediakan pemerintah (SIPLah – Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (kemdikbud.go.id) dan E-Katalog.  Intinya, sekolah hanya diperkenankan membeli dengan menggunakan dana BOP dan BOS atau mencetak naskah buku yang telah lolos dalam penilaian.

Pada hari ini 20 Juli 2022 bertempat di Hotel Ibis Gading Serpong, Tangerang, Banten,  Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendibud Ristek bekerjasama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) menyelenggarakan Sosialisasi Regulasi Perbukuan Standar dan Kaidah Perbukuan, serta Penilaian Buku Pendidikan.  Kegiatan ini ditujukan untuk para penulis, editor, desainer, illustrator, dan penerbit buku.  Besok tanggal 21 Juli 2022 acara sosialisasi dilanjutkan dan pesertanya berasal dari kalangan guru SD, SMP, dan SMA.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menghadirkan buku-buku yang sudah memenuhi standar dan lolos dalam penilaian di Indonesia, dan sekaligus menjadi pintu untuk menjaga kualitas pendidikan di Indonesia.

Rekomendasi Berita