OpiniUnggulan

Balon Presiden Indonesia 2024 Pilihan Partai Nasdem

Metode Pemilihan Sapu Jagat atau Palu Gada..?

Oleh : Polmas Sihombing*)

Salah satu dari partai politik sudah menetapkan Bakal Calon Presiden (Balon Capres) Indonesia untuk 2024-2029.  Penetapan rekomendasi Balon Capres 2024 dilakukan melalui Rakernas yang diselenggarakan pada 17 Juni 2022 di JCC Senayan Jakarta.  Rekomendasi tersebut dibacakan langsung oleh Surya Paloh selaku ketua umum Partai Nasdem.

Siapa saja yang direkomendasikan Partai Nasdem sebagai bakal calon presiden Indonesia 2024? Ada Anis Rasyid Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo.  Surya Paloh mengatakan, ketiga nama yang diusung Nasdem, masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.

Di satu sisi pernyataan Surya Paloh yang mengatakan masing-masing bakal calon presiden tersebut memiliki keunggulan tersendiri, benar adanya karena latar belakang dan pendukung masing-masing balon capres relatif berbeda satu sama lain.

Sebagai orang yang pernah menjadi manajer sumber daya manusia di suatu perusahaan besar dan sudah terbiasa dalam melakukan rekrutmen dan seleksi, serta kaderisasi, penetapan rekomendasi atas ketiga balon capres tersebut tidak berorientasi pada kompetensi sesungguhnya para balon capres untuk menjadi Presiden Indonesia 2024-2029.

Menurut hemat saya, penetapan rekomendasi atas ketiga calon tersebut, lebih didominasi kepentingan partai dan lobby-lobby.  Alasannya, Partai Nasdem tidak cukup kursi di DPR untuk mengajukan calon sendiri.  Partai Nasden wajib berkoalasi dengan partai lain agar memenuhi persyaratan dalam mengajukan capres.

Partai Nasdem memiliki 3 (tiga) balon presiden.  Satu berlatar belakang edukator & konseptor yang didukung oleh kelompok tertentu (baca saat terpilih jadi Gubernur di DKI Jakarta).  Calon kedua berlatar militer dengan pangkat jenderal dan jabatan sebagai Panglima TNI.  Calon ketiga, berlatar belakang politisi tulen dan berjiwa milenial, serta didukung kelompok tertentu yang all out mendukung lawan Anis-Sandi saat pilkada DKI Jakarta 2017.

Penetapan rekomendasi atas ketiga balon capres tersebut dengan latar belakang berbeda, dominan bertujuan mengamankan pemilih.  Artinya, pemilih, pendukung, dan kelompoknya ketiga calon tidak gelisah atau mengambil sikap apapun atas penetapan balon capres tersebut, termasuk kepada Partai Nasdem.  Menurut hemat saya, cara dan metode yang dilakukan Partai Nasdem ini, merupakan cara rekrutmen dan seleksi ala “sapu jagat” atau “palu gada” (apa lu mau, gua ada) dan tujuan akhirnya adalah Partai Nasdem mengakomodir alternatif pilihan pemilih di pilpres 2024.

Apa yang dilakukan Partai Nasdem tersebut memiliki nilai positif yaitu;

  1. Partai Nasdem yang pertama menetapkan dan merekomendasikan balon capresnya, meskipun first isn’t always best.
  2. Mengatakan kepada pemilih bahwa Partai Nasdem objektif dalam merekomendasikan (balon capresnya tidak berasal dari kader dari Partai Nasdem).

Semoga partai-partai lain segera menetapkan balon atau calon presiden untuk Pilpres 2024, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mengenal dan mengetahui rekam jejak balon dan calon presiden yang diusungnya.

*). Pemerhati Fenomena Perpolitikan di Nusantara.
Sumber Foto: harianpijar.com

Rekomendasi Berita